Simulasi Sistem Down, Pelindo Uji Ketahanan Operasional di Medan

topmetro.news, MEDAN – PT Pelindo Regional 1 bersama PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) menggelar latihan Business Continuity Management System (BCMS) bertajuk “Pelayanan Operasi Manual Akibat Gangguan Sistem” pada Selasa (12/8), di Grha Pelindo, Medan. Simulasi ini digelar sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi gangguan sistem operasional pelabuhan.

Drill dilakukan secara bertahap, dimulai dari simulasi dalam ruangan (table top exercise) hingga aksi lapangan di gate Pelabuhan Belawan. Skenarionya cukup lugas: sistem digital Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M) mengalami gangguan, dan seluruh layanan harus dijalankan secara manual.

Para pekerja pelabuhan terlibat langsung sesuai peran masing-masing, mulai dari pelaporan sistem down, pengajuan permohonan operasi, hingga pelaksanaan layanan nonpetikemas secara konvensional. Ini bukan sekadar latihan rutin, tapi uji daya tahan prosedur di bawah tekanan.

Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyebut latihan ini sebagai sarana refleksi sekaligus perbaikan. “Kegiatan Drill Bersama dengan melibatkan Pelindo Multi Terminal ini dapat membantu mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki serta meningkatkan koordinasi antar unit kerja,” ujarnya.

Menurut Jonedi, simulasi semacam ini penting agar seluruh personel terbiasa bertindak cepat dan efektif saat krisis terjadi. “Dengan kolaborasi dan konsistensi yang baik, prosedur pelayanan tetap bisa berjalan optimal di semua lini, meski dalam situasi darurat,” tambahnya.

Pelindo menegaskan bahwa latihan BCMS bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari strategi memperkuat daya tahan operasional jangka panjang. Dengan terus berlatih, mereka berharap seluruh layanan tetap berjalan tanpa hambatan, bahkan ketika sistem utama bermasalah.

Penulis SADAM 

Related posts

Leave a Comment